
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Pemerintah Kota Makassar dan pihak kepolisian tegas melarang kegiatan konvoi serta sahur on the road selama bulan suci Ramadan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa imbauan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap ketertiban umum, keselamatan masyarakat, serta kekhusyukan ibadah di bulan penuh berkah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak perlu dilakukan karena berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan di jalan raya.
“Saya juga imbau tidak usah ada sahur on the road. Lebih bagus sudah sahur, sholat subuh, mengaji-mengaji sedikit, terus pulang dari masjid,” kata Appi sapaan akrabnya, Kamis (19/2/2026).
Dalam menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan, ia meminta seluruh jajaran pemerintahan mulai dari Ketua RT/RW, lurah, camat, hingga Satpol PP untuk menjalin koordinasi bersama unsur TNI dan Polri dalam mengawasi wilayah masing-masing.
Ia menegaskan aktivitas masyarakat yang meningkat, mulai dari kegiatan ibadah malam, pasar tumpah, hingga potensi gangguan ketertiban umum, harus diantisipasi secara terukur dan humanis.
“Karena itu, peran aparatur kewilayahan menjadi garda terdepan dalam memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.
Menurutnya, Ramadan seharusnya diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah, bukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum maupun risiko kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, mempererat kebersamaan, dan menciptakan suasana kota yang aman serta kondusif.
Ia meminta agar RT/RW dapat memetakan potensi kerawanan di wilayahnya masing-masing. Sementara Satpol PP bersama TNI dan Polri memastikan penegakan aturan berjalan tegas.
Appi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian menjaga harmoni, karena keamanan dan kenyamanan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
“Oh janganlah, jangan. Lagi-lagi mengganggu pengguna jalan yang lain. Saling jaga, keselamatan, apalagi banyak ramai-ramai, tidak pakai helm. Itu tidak boleh terjadi,” katanya.(*/asriel)






