Prabowo Temui Megawati, Ini Kata Pengamat

45
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Megawati di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada hari raya Idul Fitri, Senin, 2 Mei 2022. Puan Maharani hadir di pertemuan itu.(IST)

INDONESIANUpdate.id | KETUA Umum (Ketum)  Gerindra Prabowo Subianto menyambangi kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada hari raya Idul Fitri, Senin, 2 Mei 2022, kemarin.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku pertemuan tersebut hanya sekadar ngobrol santai.

“Semua ngobrol santai karena suasana Lebaran. Bermaaf-maafan. Jadi bicara hal-hal keseharian, tentang makanan, kesehatan,” katanya kepada wartawan.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Prabowo dan Mega menikmati suasana Lebaran.

“Ini hari Lebaran. Tadi itu betul-betul suasananya suasana Lebaran yang sangat cair, sangat baik, dan suasana sangat kekeluargaan sekali,” ujar Muzani.

Hubungan antara PDIP dan Gerindra, lanjut Muzani sudah terjalin lama. Menurutnya, hal yang wajar jika Prabowo bertemu Megawati di momen Lebaran.

“Hubungan PDIP dan Gerindra cukup baik, cukup akrab. Kedua tokoh juga hubungannya secara pribadi dan keluarga cukup bagus. Pertemuan hari ini menyambung sesuatu yang memang tali temalinya sudah pernah tersambung,” katanya.

Namun pengamat Komunikasi Politik Jamiluddin Ritonga berpandsangan lain. Ia menilai pertemuan Prabowo dan Megawati bernuansa politik. Dia meyakini ada hal besar yang dibicarakan dalam suasana lebaran 2022. Apalagi Prabowo disambut oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan MenPAN RB Tjahjo Kumolo.

“Disambut orang sekelas Hasto dan Tjahjo Kumolo, tampaknya pertemuan itu sangat penting bagi PDI Perjuangan dan Gerindra,” kata Jamiluddin, dikutip jpnn.com, Selasa, 3 Mei 2022.

Pertemuan dua ketua umum partai politik tersebut lanjut Jamiluddin membicarakan soal Pilpres 2024 atau terkait dengan Luhut Binsar Pandjaitan? Jamiluddin lebih condong melihat pertemuan tersebut berkaitan dengan Pilpres 2024. Salah satu alasannya,  karena Prananda Prabowo dan Puan Maharani hadir di lokasi.

“Kedua orang ini memiliki peran sentral di PDI Perjuangan. Mereka kerap dilibatkan dalam masalah strategis kepartaian,” ungkap Jamiluddin.

Dugaan kedua Jamiluddin, pertemuan Prabowo dan Megawati membicarakan soal Luhut Binsar Pandjaitan yang belakangan dikritik para petinggi PDI Perjuangan.

Indikasi itu dilihat dari Prabowo Subianto yang menemui Joko Widodo sebelum menyambangi kediaman Megawati.

Jamiluddin memperkuat indikasinya itu karena ada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan yang sangat dipercaya Megawati dalam pertemuan tersebut.

“Mungkin Prabowo ada misi dari Jokowi untuk menyelesaikan persoalan dengan Luhut Binsar Pandjaitan. Harapannya bisa saja Megawati dapat menerima Menko Maves itu tetap berada di kabinet Jokowi,” katanya.(dbs/risal)