INDONESIANUPDATE.ID | Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar turnamen golf berlabel ‘South Sulawesi Amateur Open Series II 2023’ di Padivalley Golf Club, 2 – 4 Februari 2023.
Ketua PGI Sulsel, Yunan Yunus Kadir menjelaskan event bertaraf internasional ini sudah lama dipersiapkan. Sejumlah golfer dari Mancanegara sudah ada yang mendaftar. Di antaranya dar Australia dan Cina.
“Kami juga mengundang pegolf rangking dunia. Juga 10 pegolf terbaik Indonesia yang berada pada Rangking 1 sampai 10,” jelas Yunan pada sesi jumpa media di Hotel Swissbellin Panakukang, Rabu (11/1/2023).
Sejumlah pegolf antusias mengikuti kejuaraan ini demi memperbaiki rangking mereka. Apalagi turnamen ini masuk dalam kalender resmi untuk menentukan Top World Amateur Golf Rangking (WAGR).
”Turnamen ini juga jadi penentuan dalam Top World Amateur Golf Rangking (WAGR).
Siapa pun yang bermain di ajang resmi ini dan di negara mana pun dilaksanakan, ketika mengikuti WAGR, otomatis akan mempengaruhi rangking dunia,” sebut Yunan yang juga dikenal sebagai offroader ini.

Sementara itu bagi pegolf Indonesia, khususnya Sulsel, turnamen ini juga akan jadi ajang menimba pengalaman dari para atlet-atlet senior dan dunia.
“Ini kesempatan bagi atlet Indonesia untuk menimba pengalaman dari pegolf dunia tanpa harus jauh-jauh pergi jauh ke luar negeri,” katanya.
Bagi pengurus PGI Sulsel, event ini juga dijadikan sebagai tempat untuk mendorong dan mendongkrak jumlah dan kualitas pemain junior Sulsel.
Ketua Panitia, Herman Agus mengatakan PGI Sulsel akan memboyong 10 atlet nasional yang berada pada peringkat 1 hingga 10..
Panitia pelaksana menargetkan 70 peserta. Herman menyebut sudah ada 30 pegolf yang mendaftar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Sulsel.
Bagi PGI Sulsel ajang ini juga sebagai wadah untuk pembinaan atlit junior, sekaligus persiapan menghadapi Pra PON dan ajang untuk mempromosikan pariwisata Sulsel
Di sisi lain, selain memperbaiki rangking, peserta turnamen ini juga akan memperebutkan hadiah uang pembinaan. Masing-masing juara pertama panitia pelaksana menyediakan Rp 10 juta, juara kedua Rp 7,5 juta, juara ketiga Rp 5 juta dan juara ke empat Rp 2,5 juta.
Para peserta akan diseleksi pada hari pertama dan kedua pertandingan. Sebanyak 30 peserta terbaik akan maju ke babak final.(calu)








