Lomba Lari Tengah Malam jadi Ajang Resmi di Makassar, Berhadiah Jutaan Rupiah, Seru dan Menghibur

84
Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto menyaksikan lomba lari Lantang Bangia Run Race di Tallo.(FOTO : IST)

INDONESIANupdate.id | LOMBA lari tengah malam yang lagi marak di Kota Makassar, dijadikan ajang resmi. Adalah Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menggagas lomba ini. Namanya, ‘Lantang Bangngia Run Race (LBRR) 2022′.

Selain mencari talenta muda atlet lari yang kelak bisa berprestasi, ajang ini juga untuk menyalurkan energi positif yang terpendam dari anak-anak remaja di lorong-lorong kota Makassar ke arah yang lebih positif.

‘’Energi positif anak anak remaja harus disalurkan. Karena itulah kami memfasilitasi arena. Agar anak-anak remaja kita tidak menyalurkan energinya ke hal hal yang negatif. Kita juga sambut baik gagasan Bapak Walikota. Agar lebih semarak, kita siapkan hadiah uang pembinaan,” jelas Camat Tallo, Alamsyah.

Lomba lari tengah malam ini dimulai di kecamatan Tallo, Kamis tengah malam, 21 April 2022.  Venuenya di sebuah lorong di Jalan Juanda, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peminatnya, trernyata cukup banyak. Selanjutnya, menyusul 14 kecamatan lainnya.

Sekitar 300 peserta meramaikan ‘LBRR 2022′, ini. Apalagi panitia penyelenggara tidak hanya menyiapkan tropy. tapi ada juga uang pembinaan. Total hadiahnya,  Rp 5 juta.

Lomba dimulai sekitar pukul 23.45 Wita. Ratusan warga memenuhi arena lomba. Sisi kiri dan kanan ruas jalan ramai oleh penonton. Dari anak kecil hingga orang tua. Pria dan wanita. Menonton sambil menunggu waktu sahur tiba. Cukup seru dan menghibur.

Pelaksaan lomba ini juga cukup aman. Tidak ada insiden. Apalagi aparat kepolisian dan TNI, dari Polsek dan Koramil setempat dilibatkan mengamankan kegiatan ini. Lomba selesai sebelum masuk waktu sahur.

Satu ruas jalan di lokasi khusus disiapkan sebagai arena lomba. Jalur lintasan panjangnya 120 meter. Lintasan disiapkan untuk lima pelari setiap race. Tidak seperti lomba lari di lintasan resmi. Di ajang ini peserta lari ‘nyeker’ alias tak memakai alas kaki, sendal apalagi sepatu.

Lantang Bangia Run Race di Jl. Juanda Kecamatan Tallo, Kota Makassar.(IST)