Minim Biaya Atlet Senam Makassar Terancam Gagal Ikut SEA Games

58
Muthia Nur Cahya, atlet senam asal Kota Makassar, Sulsel peraih medali emas di PON XX Papua. (DOK)

INDONESIANupdate.id | ATLET senam peraih medali emas PON Papua asal Kota Makassar, Muthia Nur Cahya terancam tidak bisa memperkuat Indonesia di SEA Games, Vietnam Mei 2022. Soal biaya jadi kendala.

Untuk  bisa berbaju merah putih Muthia harus mencari dana sendiri.  Saat ini, Muthia bergabung dalam Pelatnas SEA Games 2022 nomor tim yang menggunakan biaya mandiri.

‘’Jika PB tak mampu menjamin anggaran saya minta Muthia dipulangkan saja dari Pelatnas,’’ tegas Arif Ramli, pelatih yang juga pengurus Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Sulsel.

Hal ini ditegaskan Arif saat dihubungi INDONESIANupdate.id, Minggu, 13 Maret 2022. Dia mengatakan, KOI hanya mengakomodasi empat atlet individu yang terdiri atas dua putra dan putri. Masing-masing di nomor aerobik dan artistik atau gymnastic.

Untuk mendapatkan jatah dari KOI, Muthia memang harus bersaing ketat dengan atlet dari daerah lain, termasuk DKI Jakarta yang dikenal kuat di nomor individu.

“Saya sudah hubungi PB Persani untuk memulangkan atlet jika biaya ke SEA Games harus dibebankan ke Pengprov Persani Sulsel,” cetus Arif.

Arif mengakui Persani Sulsel memang dalam kondisi yang sulit. Di sisi lain Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel saat ini juga tengah fokus akan melaksanakan Musorprov 25-27 Maret 2022 guna mencari pengurus baru periode 2022-2026.

Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan. Sebab Muthia adalah atlet potensial. Dia jadi penyumbang emas untuk Sulsel di PON XX September 2021 di Papua.

‘’Saya berharap ada solusi yang bisa menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Aksi Muthia Nur Cahya saat tampil di PON XX Papua 2021.(FOTO: SYAH/INDONESIANupdate)