Jelajah Alam Sambil Peduli, Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V 2026 Angkat UMKM dan Wisata Sulsel

14

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | JUMAT pagi itu, Lapangan SPN Batua bergemuruh. Bukan oleh baris-berbaris, melainkan oleh deru ratusan mesin 4×4 yang siap menantang alam Sulawesi Selatan.

Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V 2026 resmi dilepas. Bukan sekadar konvoi gagah, tapi sebuah perjalanan tiga hari dari Makassar, Barru, Sidrap, hingga berakhir di Parepare, yang membawa satu pesan besar: jelajah alam harus meninggalkan manfaat.

Di balik kemudi, ada cerita yang sama. Ada polisi, pengusaha, mekanik, dan anak muda yang disatukan oleh lumpur. Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutnya ruang kolaborasi. Di sinilah seragam, komunitas, dan masyarakat bertemu tanpa sekat, dalam semangat Bhayangkara dan Kemerdekaan.

“Semangat Hari Bhayangkara dan Kemerdekaan harus diwujudkan dengan kegiatan yang memperkuat persatuan dan memberi manfaat nyata,” ujar Kapolda saat melepas peserta bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Bagi Ketua IOF Pengda Sulsel Adi Rasyid Ali, makna off-road telah bergeser. Jika dulu identik dengan adu kencang dan taklukkan medan ekstrem, kini ia adalah tentang tanggung jawab sosial.

“Off road bukan hanya tentang kendaraan dan menaklukkan medan. Di dalamnya ada persaudaraan, sportivitas, keselamatan, dan kepedulian,” kata ARA, sapaan akrabnya.

Kalimat itu yang coba dibuktikan di sepanjang jalur. Rombongan ini tidak hanya melintas. Di setiap daerah yang disinggahi, ada cerita lain yang ditinggalkan — promosi wisata yang terpotret, warung makan yang penuh, homestay yang terisi, hingga produk UMKM yang laku diborong peserta.

ARA pun menitip pesan keras kepada ratusan off-roader: jadilah tamu yang baik. Jaga kecepatan di pemukiman, hormati budaya lokal, pastikan kendaraan aman. Karena petualangan sejati bukan yang merusak, tapi yang menjaga.

Gubernur Andi Sudirman mengapresiasi filosofi itu. Menurutnya, Sulsel butuh even yang tidak hanya menghibur, tetapi menggerakkan. Dan Bhayangkara Off Road menjawab itu.

Dari Makassar menuju Parepare, para peserta tidak hanya mengenal peta medan, tetapi juga wajah Sulsel yang sesungguhnya — alamnya yang indah, warganya yang ramah, dan potensinya yang besar.

Pada akhirnya, Seri V ini mengajarkan satu hal: tantangan medan boleh menguji kekompakan, tapi kepedulianlah yang membuat perjalanan ini bermakna. Seperti tagline mereka: Jelajah Alam, Tebar Kepedulian, Hadirkan Manfaat Nyata.(nabil)