
INDONESIANUPDATE.ID, JAKARTA | Tiga petinju kakak-beradik asal Sulawesi Selatan (Sulsel) menggebrak ring Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala Menteri Koordinator Infrastuktur dan Pembangunan Kewilayakan (Menko IPK) 2026 di Pluit Village Mall, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Di tengah minimnya perhatian dan nihilnya kucuran anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, mereka justru mengamuk dan menyapu bersih kemenangan di babak-babak awal.
Sikap dingin birokrasi daerah dibayar tuntas oleh sang kakak tertua, Josua Holy Masihor, di kelas 57 kg elite putra. Juara PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini hanya membutuhkan waktu satu menit di ronde pertama untuk merubuhkan petinju Papua Pegunungan, Peri Uopdana.
Holy dinyatakan menang KO setelah pukulan telaknya ke tulang rusuk kiri membuat lawan tak terkapar di lantai ring.
Keberhasilan Holy langsung menular ke ring dua. Tempat sang adik, Yosafat Daniel Brayan Masihor, bertanding. Siswa kelas 1 SMA Negeri 2 Makassar tersebut tampil taktis di kelas 50 kg junior putra.
Sepanjang tiga ronde penuh, Bryan yang berada di sudut merah berhasil meredam agresivitas wakil Sumatera Barat, Zahid Burhan Al Abqori, dan memastikan tiket ke partai semifinal.
Sehari sebelumnya, si bungsu Izack Timothy Ricardo Masihor sudah lebih dulu membuka keran kemenangan. Menghadapi Dewa Ketri Sianipar (Kepulauan Riau) yang menang postur fisik, Timothy tampil spartan. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan (Referee Stops Contest/RSC) di ronde ketiga setelah lawan menerima kombinasi pukulan telak dari Timothy.
Ketangguhan trio Masihor ini mempertegas bertahannya genetika juara di tubuh mereka. Ketiganya merupakan putra kandung dari Dufri Masihor. Legenda tinju Indonesia peraih medali emas SEA Games 1997.







