Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Mengaspal ke Luar Negeri

67
Gesits, motor listrik buatan Indonesia.(IST)

INDONESIANUpdate.id | GESITS, motor listrik buatan anak bangsa akan merambah pasar luar negeri. Kali ini, Australia dan Filipina akan disasar untuk memasarkan motor buatan Cileungsi itu.

“Kami sedang mencoba untuk masuk ke negara-negara seperti Australia dan Filipina,” ujar Direktur Keuangan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) Irsal Shaleh Matondang dalam keterangan tertulis, Senin 3 Mei 2022 dikutip jpnn.com.

Dia menambahkan sudah mengirim contoh produk ke pasar tersebut.

“Doakan ke depan bisa untuk memasuki pasar di negara tersebut,” ujarnya.

Saat ini, Gesits diekspor sebanyak 38 unit sepeda motor listrik ke Senegal.

Selain itu, WIMA, produsen sepeda motor listrik Gesits menerima permintaan sebanyak 200 unit dari Senegal dan 250 unit dari Nigeria.

Seiring dengan meningkatnya permintaan dari luar negeri, Gesits juga terus mengembangkan kualifikasi motor listriknya.

Saat ini, Gesits tengah menyiapkan beberapa varian produk baru untuk menarik minat masyarakat.

Selain itu, Gesits juga menawarkan sejumlah keunggulan kepada konsumen seperti baterai yang telah menggunakan teknologi Battery Management System (BMS) yang membuat baterai relatif aman saat diisi daya kapan pun tanpa khawatir overcharged maupun korsleting listrik.

Gesits menghadirkan Gesits Apps, sebuah aplikasi yang berfungsi untuk menganalisa kesehatan kendaraan seperti status baterai. Aplikasi itu bisa dikoneksikan ke perangkat pemilik dengan menggunakan bluetooth.

Lebih lanjut, Irsal mengatakan Gesits juga terus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang baik.

Keberadaan ekosistem yang baik, seperti tersedianya Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Apalagi, WIMA juga telah menyiapkan layanan purnajual seperti penjualan aksesoris hingga bengkel untuk memberikan pelayanan maksimal pada konsumen.

“Hal ini tentunya menjadi solusi mobilitas yang ramah lingkungan bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan terbaik,” kata Irsal. (jpnn/jordhan)