KONI Sulsel Gelar Rakerprov 2026, Fokus Persiapan Porprov dan Pembinaan Atlet Berprestasi

19

Pelaksanaan PORPROV 7 – 14 November 2026

Darmawangsyah menegaskan, anggaran untuk olahraga tidak bisa kurang. Sebab akan ada Cabor yang tidak bisa dipertandingkan. Sementara target KONI Sulsel semua Cabor di PORPROV harus dipertandingkan.

“KONI Sulsel sangatlah berkepentingan dalam pelaksanaan PORPROV tahun ini. Karena hasilnya nanti akan mempengaruhi Pra PON 2027 dan PON NTB – NTT 2028. Target kita bisa tercapai kalau pelaksanaan PORPROV bisa maksimal dan menghasilkan atlet-atlet berkualitas,” tegasnya.

Diakui, KONI Sulsel masih mencari bentuk. Bagaimana caranya tanpa APBD bisa membantu cabor dan atlet demi meraih prestasi. “Kedepan kita akan lebih memperhatikan cabor-cabor dan atletnya,” katanya.

Karena itu Darmawangsyah meminta pengurus cabor untuk bersabar dan tetap fokus pada pencapaian prestasi. “Efisiensi anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi. Prestasi dicapai dengan penggunaan anggaran yang tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu,” ujar Darmawangsyah.

Sementara itu Kadispora Sulsel, Suhermanyang hadir mewakili Gubernur Sulsel, mengungkapkan pelaksanaan PORPROV Sulsel XVIII 2026 akan berlangsung 7 -14 November 2026di Wajo dan Bone. Ada 45 Cabor yang terlibat. Pembagiannya 17 Cabor dipertandingkan di Kabupaten Wajo. Selebihnya di Kabupaten Bone.

Di bagian lain Suherman berjanji tetap akan membantu cabor-cabor dalam rangka pembinaan prestasi. “Pelaksanaan pembinaan Cabor di Sulsel saya nyatakan tetap berjalan untuk meraih prestasi di Pra PON dan PON. Pemprov Sulsel sudah menyiapkan anggaran untuk tetap melaksanakan PORPROV dengan kondisi anggaran yang ada,” ungkap Suherman saat memberikan sambutan.(biel)

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam menyerahkan cendramata yang diwakili Sekum KONI Sulsel H Rahman Syah.(FOTO: ASRIEL)