INDONESIANUPDATE.ID, MAKASSAR | Peta persaingan menuju kursi nomor satu Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Selatan (Sulsel) tampaknya sudah menemui titik akhir sebelum kompetisi resmi dimulai. Hingga ketuk palu penutupan pendaftaran pada Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 22.00 WITA, hanya ada satu nama yang menyodorkan berkas yakni sang petahana, Harpen Reza Ali.
Dengan realitas tunggal ini, Musyawarah Provinsi (Musprov) Pertina Sulsel 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, 4-5 November 2026, dipastikan bakal berakhir aklamasi. Namun, di balik sepinya peminat kursi ketua ini, tersimpan riak besar yang mencerminkan wajah buram tata kelola olahraga di Sulsel.
Langkah Harpen melenggang mulus tanpa rival sejatinya bukan karena panitia membatasi ruang demokrasi. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menegaskan telah berupaya membuka ruang kompetisi selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin bertarung.
Sekretaris TPP yang juga Sekretaris Pengprov Pertina Sulsel, Sri Syahril, mengungkapkan bahwa jadwal penutupan pendaftaran awalnya jatuh pada Senin, 11 Oktober 2026. Demi memicu lahirnya penantang baru, TPP kemudian sepakat memajukan dan memperpanjang napas pendaftaran hingga Rabu malam 13 Oktober 2026.
“Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada calon lain yang ingin berkompetisi pada Musprov Pertina Sulsel 2026. Tapi sampai batas waktu yang ditentukan, tidak ada lagi yang mendaftar kecuali incumbent Harpen Reza Ali,” ujar Sri Syahril saat dikonfirmasi.
Meski arah pemenang sudah terbaca, TPP menegaskan tidak akan memotong kompas regulasi. Protokol organisasi tetap berjalan linier sesuai dengan 10 tahapan suksesi ketat yang telah dirancang dan disosialisasikan sejak akhir September lalu.








