Demokrat Minta Jokowi Harus Tegas Tolak Penundaan Pemilu 2024

61
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani.(IST)

INDONESIANupdate.id | PARTAI Demokrat meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menyatakan sikapnya secara tegas terkait usulan usulan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Pak Jokowi mesti menyampaikan secara tegas dan mengambil sikap tegas pula terhadap pihak-pihak yang ingin menjerumuskannya melanggar konstitusi dan menjadi Malin Kundang reformasi agar ini benar-benar game over.

Hal itu disampaikan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, dikutip dari Liputan6.com,  Jumat 4 Maret 2022.

Menurut Kamhar, sebagian besar masyarakat dan parpol menolak penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Partai Demokrat juga meminta Jokowi menindak tegas anak buahnya yang nekat mengusulkan penundaan pemilu. Kamhar menyebut, meski mendapat penolakan tinggi, bukan berarti usulan itu akan mati dengan sendirinya.

“Berkaca dari yang sudah-sudah, sekalipun telah mendapatkan penolakan yang tinggi, wacana ini masih terus dikemukakan oleh pihak-pihak yang dekat atau menjadi bagian dari lingkar kekuasaan. Terbaca bahwa ini sistematis dan by design,” kata dia.

Jokowi Harus Sampaikan Responsnya

“Apalagi jika informasi yang beredar benar adanya, bahwa Menko Marves LBP ada di balik ini dalam pengkondisian ketum partai politik, maka bisa saja wacana dan agenda ini terus dijalankan,” tambah dia.

Untuk itu, agar benar-benar usulan itu berhenti, Demokrat menilai Jokowi harus menyatakan penolakan itu dengan tegas di publik.

“Karenanya agar benar-benar game over dan tak lagi menjadi bola liar, maka Presiden Jokowi mesti tampil ke publik. Menyampaikan responsnya atas ini. Tidak bisa diam dan membiarkan isu ini berlalu begitu saja. Jika diam, menjadi wajar jika publik akan berfikir bahwasanya Pak Jokowi tahu dan mau,” katanya.(syah)

ILUSTRASI