Tugas Awal Korcam KONI Makassar, Cari Fasum

41
Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto memimpin rapat dengan pengurus cabor dan Korcam.(FOTO: RISAL/IU)

INDONESIANupdate.id | Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, Ahmad Susanto menegaskan pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (Korcam) yang baru ditunjuk mengidentifikasi lahan fasilitas umum (fasum) yang bisa dijadikan sport centre mini.

Hal itu disampaikan Ahmad saat memimpin rapat koordinasi dengan pengurus Korcam di Kantor KONI Makassar, Kamis sore  31 Maret 2022 di kantor KONI.

“Pengurus Korcam sudah bisa mencari lahan fasum yang nisa dijadikan sport centre mini. Saya kira fasum-fasum di setiap kecamatan pasti ada,” kata Ahmad Susanto.

Dalam pertemuan itu Ahmad Susanto didampingi Sekretaris KONI Muhammad Taufik dan Ketua Bidang Organisasi, Muh Tawing. Selain mengidentifikasi lahan atau fasum, pengurus Korcam juga diharapkan mendukung visi pengurus KONI Makassar menjadikan Makassar sebagai city of sports.

Dua program dari visi itu relevan dengan keberadaan Korcam. Keduanya adalah program sport is solution dan program one student on sport. Sport is solution merupakan program yang menjadikan olahraga sebagai solusi. Olahraga menjadi mitigasi dan jalan keluar dalam mengatasi penyakit sosial masyarakat.

“Warga di utara yang sering terlibat tawuran, bisa diarahkan ke kegiatan yang lebih positif. Misalnya olahraga panahan. Kita siapkan tempatnya,” kata Ahmad.

Masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk berolahraga.(IST)

Khusus untuk program one student one sport (satu siswa satu cabang olahraga), pengurus Korcam diminta membangun komunikasi dengan cabang olahraga dan sekolah yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.

M Tawing menambahkan pengurus Korcam juga perlu melakukan pemetaan cabang olahraga di wilayahnya masing-masing. Termasuk ketersedian atlet terutama atlet usia dini.

“Pemetaan itu perlu dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan. Jangan hanya sibuk saat menjelang Porkot saja,” tegas dia.

Pengurus Korcam KONI Makassar terbentuk di 15 kecamatan. Setiap kecamatan, berjumlah tiga orang. Terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara.(risal)

Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Makassar Muh Tawing (tengah) berbincang dengan pengurus cabor di Tribun Lapangan Karebosi.(FOTO: RISAL/IU)