Prof JJ dilantik Jadi Rektor Unhas Persiapkan Prodi Baru AI dan Teknologi Pertanian Modern

7

INDONESIANUPDATE.ID, MAKASSAR | Prof Jamaluddin Jompa resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas, Senin (27/4/2026).

Ini untuk kedua kalinya Guru Besar Unhas yang akrab di sapa Prof Jeje ini menjabat rektor di kampus merah.

Usai pelantikan Prof JJ menjelaskan rencana program kerjanya kedepan. Di antaranya merencanakan inovasi prodi baru di bidanag Artificial Intellingence (AI).

”Kita ingin membuat capain-capain ini meningkat lagi untuk merespon apa yang menjadi tuntutan saat ini dan kedepan. Insyallah Unhas akan terus bisa mencoba beradaptasi. Mulai pemanfaatan AI yang semakin dahsyat, pemanfaatan robotik yang semakin kuat. Termasuk menyiapkan program studi Artificial Intellingence, dan terobosan baru sesuai perkembangan jaman,” jelas Prof Jeje.

Prodi baru yang rencana diadakan mengarah ke inovasi perkembangan di dunia pertanian dengan penggunaan perkembangan ilmu pengetahuan AI. “Terutama kaitannya dengan ketahanan pangan, pertanian modern dengan mengadopsi berbagai teknologi terbaru dan ikut mengembangkan,” tambahnya.

Dalam perencanaannya memajukan dunia pendidikan di Indonesia Timur selaras dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto. Khusus pada program ketahanan pangan, Prof JJ telah mendapat penawaran dari negara-negara lain. Hal ini terkait inovasi yang telah dijalankan yang menjadi percontohan berupa teknologi penggunaan drone di industri pertanian.

“Saya kasi contoh drone. Bukan kami membeli tapi kami membuat. Ini negara lain belum punya. Bahkan ada beberapa negara yang sudah ingin mencontoh, walaupun komponennya memang masih sebagian dari luar. Intelektualnya adalah bagaimana menanam padi menggunakan drone dan masih banyak lagi yang lainnya,” katanya.

Usai dilantik Prof Jeje akan menunjuk langsung pendampingnya Juni mendatang. Di antaranya wakil Rektor Unhas demi memajukan Unhas empat tahun ke depan.

“Saya tentu pasti akan menetapk)an wakil rektor pada waktunya. Yang tahu hanya saya sendiri. Kami tidak ada pembicaraan terlalu spesifik, kata ” ujar mantan Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UNHAS ini. (cls