Pemilik Klub Sepakat Pilih Queensyah Pimpin Akuatik Makassar

28

INDONESIANUPDATE.ID MAKASSAR | Queensyah, terpilih menjadi nakhoda baru Pengurus Kota (Pengkot) Akuatik Kota Makassar. Mantan atlet renang putri ini terpilih pada Musyawarah Kota (Muskot) Akuatik tandingan yang berlangsung di cafe Kopitiam.

Dua hari sebelumnya Muskot yang sama lebih dulu berlangsung. Harmony terpilih. Dia menggantikan suaminya, HM Yunus, Ketua Pengkot Akuatik Makassar Periode 2021-2025.

Namun keputusan Muskot Akuatik yang dipimpin Patahuddin menuai protes. Kata para peserta Muskot, Pimpinan sidang memaksakan Harmony terpilih aklamasi. ”Saran dan masukan peserta Muskot diabaikan. Termasuk AD/ART Federasi Akuatik, tidak lagi jadi pedpoman. Ini mencederai demokrasi,” tegas Om Sam. perwakilan Klub Renang Paotere

Patahuddin diduga ‘main mata’ dengan HM. Yunus, mantan anggota DPRD Kota Makassar yang juga Ketua salah satu partai. Apalagi dia mendorong istrinya sendiri maju sebagai ketua demi menggantikan dirinya.

Putusan Muskot memicu lahirnya mosi tidak percaya.  Surat pun dilayangkan ke mana-mana. Salah satunya ditujukan ke Ketua Umum KONI Kota Makassar.

Tidak puas, sejumlah klub yang terdafyar di pengurus Pusat Akuatik Indonesia menggelar Muskot tandingan pada 20 Desember 2025 di Cafe Kopitiam. Mereka sepakat memilih Queensyah. Ini sebagai jawaban atas ketidakpuasan klub renang atas hasil Muskot sebelumnya yang berlangsung di Hotel Marina Makassar 27 Desember 2025, lalu.

Dualisme kepengurusan  cabor yang dulu bernama Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) ini, tak terhindarkan.  “Ini semua karena pimpinan sidang tidak netral. AD/ART federasi diabaikan demi kepentingan calon tertentu,” pekik Samuel Bernard Tanalepy, perwakilan Klub Paotere, klub tertua di Makassar.

Queensyah dipilih pimpin Pengkot Akuatik Makassar.