Pelatih Judo Makassar Didaulat jadi Pelatih Timnas SEA Games Kamboja

484
Fanny Pie, mantan atlet judo andalan Sulsel peraih lima medali di enam PON berbeda, PON XIV 1996 Jakarta sampai PON XIX 2016 Jabar, jagokan Liverpool juara. (FOTO: RISAL)

INDONESIANUPDATE.ID |Pelatih judo asal Makassar, Fanny Pie terpilih sebagai salah satu pelatih judo Timnas Indonesia yang diproyeksikan menghadapi SEA Games 2023 Kamboja, Mei mendatang. Sekretaris Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Makassar sudah berada di Pelatnas sejak awal November 2022 lalu.

“Surat panggilannya sejak Oktober 2022. Tetapi karena fokus mendampingi atlet di Porprov Sulsel, baru bisa gabung di Pelatnas 5 November 2022,” kata Fanny.

PB PJSI memanggil tujuh pelatih yang mendampingi atlet judo Indonesia di SEA Games Kamboja. Selain Fanny pelatih lainnya berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Sementara di jajaran atlet, kali ini Makassar maupun Sulsel tidak menyumbang atlet lolos seleksi Pelatnas.

Fanny Ratu Matras Nasional

Sebelum menjadi pelatih Fanny Pie adalah pejudo andalan kota Makassar. Ia punya segudang prestasi di kancah nasional. Prestasi terahirnya sebelum gantung sabuk meraih medali perak di PON XIX 2016 Jawa Barat. Dia kalah dari pejudo tuan rumah Raisa di kelas +78kg. Ini pula penampilan terakhirnya di atas matras sebagai atlet. Setelah itu perempuan kelahiran 4 Novembr 1975 ini gantung sabuk di usia 41 tahun.

Prestasi terbaik Fanny di ajang PON terjadi pada PON 2008 kalimantan Timur. Saat itu ia mempersembahkan medali emas untuk Sulsel. Bungsu dari delapan bersaudara ini mulai memperkuat Sulsel di PON XII 1993 di Jakarta. Saat itu Fanny belum meraih prestasi.

Pada PON XIV 1996 di Jakarta, turun di kelas -72 kg, Fanny mulai kebagian perunggu. Pada dua PON berikutnya, di Jawa Timur dan Sumatera Selatan, lagi-lagi ia masih karib dengan perunggu.

Begitu juga PON Jawa Timur tahun 2000, kala itu ia turun di kelas -70 kg. Sedangkan di Sumatera Selatan tampil di kelas +78 kg. Dalam event-event lain, misalnya pada Kejurnas 2005 di Ciloto, turun di kelas 78 kg plus, Fanny masih karib dengan perunggu. Barulah pada kejuaraan Wismoyo Cup, dia manyabet juara I. Begitu pun ketika Kejuaraan Kapolri Cup di Bali tahun 2006, turun di kelas 78+. Juara I juga dia raih dalam Kejuaraan Open Indonesia Timur di Manado pada tahun yang sama.(risal)

Fanny Pie (empat dari kiri) saat bersama pejudo di Jepang.(DOK)