Kisah WNI dari Ukraina : Rindu Rumah yang Penuh Kenangan 

80
Vanda dan keluarganya tinggal di Kyiv, Ukraina, sejak tahun lalu. Setelah invasi Rusia ke Ukraina, dia dievakuasi ke negara lain. Vanda berharap, serangan Rusia ke Ukraina akan segera berakhir agar ia bisa kembali ke Kyiv.(FOTO: SUPPLIED)

INDONESIANupdate.id | WALAU sudah keluar dari Kyiv, Vanda mengaku sedih meninggalkan rumahnya yang penuh dengan kenangan.

“Ya Allah, sedih banget. Karena kan ada foto bayi anak-anak itu aku bawa (ke Kyiv). Foto-foto dari kita baru kawin. Anak baru lahir. Semua tidak kebawa. Ada di sana semua. Tidak tahu deh kalau nanti kebom,” kata Vanda, lirih.

Perusahaan tempat Denny bekerja juga tengah tutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kantirnya itu berlokasi di pusat kota. Para pegawainya sudah banyak yang mengungsi ke bawah tanah.

“Rakyat-rakyatnya sudah banyak yang berlindung di bunker, di shelter. Ada juga yang kabur-kaburan. Jadi untuk kerja juga enggak kepikiran kayaknya. Yang penting selamat,” kata Vanda.

Vanda, Denny dan kedua anaknya, beserta para WNI yang lain diberangkatkan menuju ke Indonesia sejak Selasa, 2 Maret 2022  waktu setempat. Mereka dievakuasi dengan syarat memiliki hasil PCR tes negatif.

Meski lega bisa berkumpul kembali dengan keluarga di Indonesia, Vanda dan Denny tak akan melupakan teman-teman mereka yang masih bertahan di Kyiv.

“Stay safe saja semuanya ya. Mudah-mudahan kita bisa (melewatkan) semua ini dan mudah-mudahan bisa ketemu lagi,” kata Denny.

Vanda berharap agar ketegangan antara Ukraina dan Rusia bisa segera berakhir, dan bisa kembali ke kehidupannya di Ukraina. (sumber : voa/syah)