Hasil Persipura vs Bhayangkara FC Bakal jadi Penentu PSM untuk Lolos Degradasi 

56
Kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim dihadang pemain Persela Lamongan dalam duel PSM vs Persela di pekan 31 Liga 1 musim 2021, Senin (14/3/2022). (Official PSM Makassar)

INDONESIANupdate.id – Persipura Jayapura bakal melakoni partai hidup mati pada pekan 31 Liga 1 2021 dengan melawan Bhayangkara FC. Nantinya, hasil laga ini juga sebagai penentu bagi tim lain termasuk PSM Makassar untuk lolos atau tidak dari jeratan degradasi.

Pasalnya, Persipura Jayapura saat ini menempati posisi 16 klasemen sementara dengan 24 poin. Mutiara Hitam, awalnya punya 27 poin tetapi dikurangi Komdis PSSI imbas kalah WO atas Madura United.

Nah, dengan 24 poin ini, Persipura harus menyapu bersih empat laga terakhir termasuk melawan Bhayangkara Rabu besok agar bisa mengejar sejumlah tim yang berada di atasnya termasuk PSM. Sebab jika empat laga mampu diraih dengan kemenangan, poin mereka akan menjadi 36.

Poin tersebut jelas melampaui sejumlah tim seperti Barito Putera (29), PSS Sleman (33), Persikabo (34), dan PSM yang kini mengemas 35 poin. Namun, Persipura masih akan menunggu pertandingan tim-tim yang sudah disebut di atas karena rata-rata masih menyisakan 3 sampai 4 laga.

Artinya, sekalipun Persipura mampu menyapu bersih sisa laga, tetap jurang degradasi masih di depan mata. Mereka bahkan bisa saja mengikuti jejak Persiraja Banda Aceh yang lebih dulu memastikan degradasi sebelum kompetisi berhenti.

Pelatih PSM Makassar, Joop Gall mengatakan, kondisi tim memang masih belum aman dari zona merah. Tetapi, menurutnya sangat kecil peluang bagi tim asal Makassar, Sulsel itu untuk terdegradasi.

“Peluang degradasi sangat kecil. Karena tim-tim lain masih memiliki pertandingan. Begitu juga dengan kita,” ujar Joop Gall beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika PSM mampu mengamankan satu kemenangan saja, dipastikan sudah sangat aman. Sebab, perlahan-lahan poin tim berjuluk Pasukan Ramang ini semakin meninggalkan tim-tim zona degradasi.

Apalagi, dalam beberapa laga pemain telah menunjukkan hasil positif dengan mental yang baik. Walaupun di laga sebelumnya hanya menghasilkan imbang.

“Secara psikologis dan mental memberikan dorongan positif kepada pemain, bahwa mereka bisa lakukan sesuatu,” pungkas Joop Gall.