Dilantik di Usia 38, Andi Sudirman Gubernur Termuda di Indonesia

65
Presiden Joko Widodo melantik Andi Sudirman Sulaiman menjadi Gubernur Sulsel sisa masa jabatan 2018-2023.(IST)

INDONESIANupdate.id | SULAWESI Selatan kini sudah punya Gubernur baru, Andi Sudirman Sulaiman. Kepala daerah bergelar insinyur ini adalah gubernur termuda di Indonesia.

Andi Sudirman Sulaiman resmi menjabat Gubernur Sulsel sisa masa jabatan 2018-2023 setelah dilantik oleh Presiden Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore, 10 Maret 2022.

Saat dilantik usianya baru 38 tahun. Adik kandung mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu lahir 25 September 1983 tercatat sebagai gubernur termuda di antara 34 gubernur di indoensia.

Pengangkatan Andi Sudirman berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25P Tahun 2022. Surat tersebut memuat tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dan Pengesahan

Acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Keppres. Kemudian, Jokowi mengambil sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” kata Jokowi yang diikuti Andi Sudirman.

Andi Sudirman menggantikan Nurdin Abdullah yang terjerat kasus korupsi dan kini tengah menjalani masa hukuman pasca divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Nurdin diberhentikan secara resmi dari jabatan Gubernur Sulsel melalui surat Keputusan Presiden yang diteken Jokowi pada 12 Januari 2022. Dia dicopot dari jabatannya setelah berstatus terpidana kasus korupsi dan kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Nurdin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Makassar, 27 Februari 2021. Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu lantas ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi proyek infrastruktur oleh KPK pada 28 Februari 2021

Pasangan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman terpilih memimpin Sulsel melalui Pilkada Serentak 2018. Pasnagan Prof Andalan ini memperoleh 1.867.303 suara. Mereka mengalahkan tiga pasangan calon lain.

Andi Sudirman bukanlah seorang politisi. Ia tidak tergabung dalam partai apa pun.  Andi punya rekam jejak panjang berkarier di perusahaan tambang. Ia memulai karier di PT Thiess Contractor Indonesia pada 2007. Kemudian, ia bekerja untuk perusahaan tambang PT Petrosea Tbk. pada 2008-2009.

Andalan, akronim nama gubernur baru Sulsel ini pernah bekerja untuk PT Marine Engineering Services pada 2009-2014. Lalu, berkarier di PT Offshore Services Indonesia.(syah)