Penyebab Longsor dan Karakteristik Limbah Tailing
Pihak manajemen menduga bahwa penyebab utama longsor adalah kondisi tanah di bagian bawah area dumping yang lembek. Kawasan tersebut, khususnya di area IMIP 9, merupakan lokasi penampungan limbah tailing hasil ekstraksi nikel.
Sebagai informasi, limbah tailing adalah sisa proses ekstraksi logam nikel yang memiliki karakteristik korosif dan beracun. Dalam industri nikel, setiap satu ton logam yang dihasilkan dapat memicu munculnya 150 hingga 200 ton limbah tailing.
Saat ini, terdapat lima fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) yang beroperasi di kawasan IMIP dengan kapasitas produksi sekitar 251.000 ton. Estimasi total limbah tailing yang dihasilkan di kawasan ini mencapai 37,65 juta hingga 50 juta ton per tahun.
Meski skala longsor cukup besar dan melibatkan alat berat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali memastikan kejadian ini tidak berdampak langsung pada warga sekitar.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Morowali, Gunawan, menyatakan bahwa lokasi kejadian berada cukup jauh dari hunian masyarakat.
“Untuk kondisi normal seperti yang terjadi kemarin, kemungkinan dampaknya sampai ke pemukiman sangat kecil karena lokasinya cukup jauh dan longsoran hanya di sekitar area aktivitas operasional,” jelas Gunawan.
Kendati demikian, BPBD tetap memberikan peringatan keras kepada pengelola kawasan industri untuk memperketat standar keselamatan kerja (K3) dan terus memantau stabilitas lereng di area yang memiliki tanah labil guna mencegah risiko serupa di masa depan.
Sebelumnya pada Maret 2025 lalu kecelakaan kerja juga terjadi di kolam tailing Kawasan industri nikel, IMIP. Tiga dari empat pekerja tertimbun di area fasilitas penyimpanan tailing (FPT) IMIP di Morowali, tewas.
Ariyanto Sangadji, peneliti Aksi Ekologi dan Emansipasi Raktat (AEER) meminta pemerintah menghentikan ekspansi industri nikel. ‘’Jika tidak, bukan tidak mungkin jebolnya kolam tailing seperti yang terjadi di Brazil yang menewaskan ratusan orang- akan terjadi di Indonesia,” katanya.(*/riel)







